Tante selly - Video Terbaru Hari ini

Tante selly - Video Terbaru Hari ini

Dengan temen sendiri di mobil seru sekali mainnya. Asoy Abis

389.112 views

Punya istri orang jepang asyik main tiap hari

381.090 views

Mahasiswi kedokteran, muka nerd tp seksi banget

306.982 views

Yang lagi viral, main di kost sendiri

316.331 views

Jilban pinter sepong di mobil pacar

322.572 views

Hentai terbaru, eksekusi temen sekolah baru kenal

309.678 views

Pijat plus-plus, dateng masa ga pake celana dalam

315.098 views

Ngintip kakak sendiri maen sama pacar ampe becek

364.226 views

Seru maen HP, Ga sadar di eksekusi temen sendiri

390.082 views

Dirayu pas pijat, terapis jilbab sepong dan crot di dalem

377.203 views

Mainkan Dan Menangkan Semua Taruhan Togel bersama GOTOGEL

LOGIN

DAFTAR

Ada sebuah mobil mewah yang terparkir asal di depan toko. Ia tante selly mobil itu di tempat khusus. Novel Religi. Bahaya kalau sampai dia mengadu. Novel Sastra Klasik. Kemudian aku cowok india mendekat dan mengetuk pintu.


Orang yang berada di dalam mobil itu membuka pintu. Novel Penulis Cilik. Sedari tadi Darren diam dan sangat fokus tante selly ke depan. Akankah Rara kembali pulang esok harinya?. Sosial Media. Tidak berbeda jauh dengan rumah milikku. Makanan dan Minuman.


Aku mematung sambil menunduk. Buliran kristal bening mulai berjatuhan. Orang yang selama ini aku hindari ternyata menemuiku. Jujur selama ini aku memang menghindari Darren. Aku tidak mau berurusan dengan dia. Meskipun Darren mempunyai wajah yang tampan namun aku sangat membencinya.

Aku sering mendengar tentang kekejaman Darren dari Mama, costumer dan juga dari temanku sendiri. Jika sudah berhubungan dengan Darren, siap-siap saja akan hancur bagaikan debu. Darren segera menarikku hingga jatuh dalam pelukannya. Aku langsung berontak melepaskan diri. Namun aku tidak bisa. Karena kekuatanku tidak bisa membuatnya mundur.

Darren mengitari mobil dengan memelukku. Lalu Darren membuka pintu. Aku masih berusaha melepaskan diri dari genggamannya. Saat aku mencoba untuk kabur. Darren langsung mendorongku masuk ke dalam. Setelah menyuruhku masuk. Darren segera mengitari mobil dan masuk ke dalam balik kemudi.

Malam ini Darren membawaku entah ke mana. Aku mencoba untuk tenang seakan tidak terjadi apa-apa. Aku berusaha untuk tidak bersuara. Sedari tadi Darren diam dan sangat fokus lurus ke depan. Ia tidak bersuara sama sekali. Aku ingin memandang wajahnya. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Di dalam mobil aku merapalkan banyak doa. Agar Darren tidak menyakitiku.

Sesampainya di gedung tinggi menjulang. Darren membawa mobilnya memasuki basemant. Ia memarkir mobil itu di tempat khusus. Darren segera keluar dari mobil. Setelah keluar Darren mengitari mobil itu. Kemudian ia menyuruhku keluar. Sorot matanya tajam bagaikan elang yang mengejar mangsanya. Seperti itulah Darren memandangku. Aku sengaja menunduk dan tidak berani menatapnya. Darren tidak bersuara.

Ia segera mendekatiku. Wajahnya mulai condong ke arahku. Hembusan nafasnya membuat tubuhku meremang. Aku diam dan mulai mencari cara supaya kabur. Aku bisa pastikan hidupmu akan berakhir malam ini! Aku memejamkan mata. Tanpa harus melihat wajahnya itu. Di meja makan tante Sely mengambilkan nasi dan lauk untuk Rara.

Rara ingat, dari tadi dia belum makan. Perutnya keroncongan. Malam itu mereka makan bertiga, Rara, ayah, dan tante Sely. Ketika makan ayah dan tante memperlihatkan sikap yang baik sekali kepada Rara. Mereka melayani Rara seperti biasa ibu kepada Rara. Tidak terlihat sikap kasar ayah sedikitpun.

Berbeda dengan ketika ayah masih bersama mereka. Namun begitu, Rara tetap ingin pulang ke rumah, ke pangkuan ibu. Rara ingat ibu, pasti beliau cemas dan khawatir saat ini. Ibu pasti panic mencari keberadaan Rara.

Ayah terlihat ragu, beberapa saat kemudian dia baru mengiyakan. Setelah menelpon ibu, hati Rara sedikit tenang. Meski awalnya ibu nampak keberatan dan sangat tidak suka kalau Rara menginap di tempat ayah. Tapi setelah ayah menjanjikan akan mengantar Rara kembali besok siang, dengan sangat terpaksa ibu akhirnya mengijinkan.

Malam itu Rara menginap di rumah ayah, rumah yang sangat asing baginya. Matanya tak mau terpejam meski malam semakin larut. Rara ingat ibunya, pasti saat ini ibu termenung dan sedih memikirkannya. Tapi Rara harus bersabar menunggu sampai esok menjelang, dan dia akan kembali pulang ke rumah. Aida Fitria, S. Pd Belum menuliskan informasi profilenya. Tantangan Gurusiana hari ke 4 Sekali lagi Rara mencoba mengintip dari balik kaca.

Akankah Rara kembali pulang esok harinya?. Non Fiksi Kreatif. Novel Anak. Novel Biografi. Novel Detektif. Novel Dewasa. Novel Drama Rumah Tangga. Novel Fantasi. Novel Grafis. Novel Horor. Novel Hukum. Novel Inspirasi. Novel Keluarga. Novel Komedi. Novel Kriminal. Novel Misteri. Novel Penulis Cilik. Novel Psikologi. Novel Religi. Novel Roman. Novel Roman Komedi. Novel Sastra Klasik. Novel Scifi. Novel Sejarah. Novel Spy. Novel Super Hero. Novel Teenlit. Novel Thriller. Novel True Story. Novel Young Adult.

Pengembangan Diri. Resensi Film. Sains dan Teknologi. Seni dan Budaya. Sosial Media. Tip Jurnalistik. Tip Menulis. Writing Contest 5. Jovan Sahabatku 31 Jul 6 min. Rasanya aku seperti mengalami dejavu saat mobil berhenti di depan rumah Om Ridwan. Rumah berlantai lima itu lebih mirip dengan istana kecil. Tidak berbeda jauh dengan rumah milikku. Malam ini rumah itu begitu meriah. Lampu menerangi setiap sudut. Pria dan wanita dengan pakaian dan perhiasan terbaik mereka mulai berdatangan.

Pesta baru saja dimulai. Aku merasa sedikit kikuk karena penampilanku tidak seprima biasanya. Kulihat keluarga Mas Arya sama resahnya. Tidak banyak orang yang mereka kenal di sini. Seperti biasa golongan kelas atas hanya bergaul dengan orang-orang yang dianggap setara. Tidak mudah menjadi bagian dari mereka.