Cerita sex pakai dildo - Video Terbaru Hari ini

Cerita sex pakai dildo - Video Terbaru Hari ini

Dengan temen sendiri di mobil seru sekali mainnya. Asoy Abis

389.112 views

Punya istri orang jepang asyik main tiap hari

381.090 views

Mahasiswi kedokteran, muka nerd tp seksi banget

306.982 views

Yang lagi viral, main di kost sendiri

316.331 views

Jilban pinter sepong di mobil pacar

322.572 views

Hentai terbaru, eksekusi temen sekolah baru kenal

309.678 views

Pijat plus-plus, dateng masa ga pake celana dalam

315.098 views

Ngintip kakak sendiri maen sama pacar ampe becek

364.226 views

Seru maen HP, Ga sadar di eksekusi temen sendiri

390.082 views

Dirayu pas pijat, terapis jilbab sepong dan crot di dalem

377.203 views

Mainkan Dan Menangkan Semua Taruhan Togel bersama GOTOGEL

LOGIN

DAFTAR

Kami pun segera memasuki mobil dan tak lama kemudian mobil itu segera melaju. Aku dipeluknya dengan erat. Aaaahh geli pa…geli…jangan dicium yang bawah…geli…ahhssh…kok enak ya pa…aneh ya pa…aku kok cepet terangsang sekali sekarang…ahhh. Ditinggal suami bekerja di luar Pulau Bali selama berbulan-bulan membuat Dewi 38 this web page, bukan nama sebenarnya merasa kesepian. Sesampainya Wilma di kamar makan, Santi dkk pzkai baru cerita sex pakai dildo makan.


Aku tidak ingin pulang dibuatnya. Aku tiba-tiba tersadar akan situasi, cerita sex pakai dildo karena merasa salah tingkah, aku langsung mendorong Hadi hingga sec jatuh terduduk, ia pun mengaduh. Puas mempermainkan kon tolnya aku merebahkan diri di sampingnya. Max segera melakukan pekerjaannya dengan baik, mendorong, menarik kejantanannya dengan cepat. Pak Pardi dan aku Waktu itu aku berumur


Banyak cowok yang suka sama Wilma tapi, Wilma belum bergeming karena masih memikirkan study. Orang tua Wilma tidak terlalu kaya mereka bekerja kepada orang tua Santi, yang juga teman sekelas Wilma.

Santi selalu merasa iri dengan Wilma, walaupun Santi cantik tapi cowok-cowok lebih suka kepada Wilma. Kalau bicara Santi selalu ketus kepada Wilma, karena Santi menganggap orang tua Wilma adalah anak buah ayahnya dan Wilma secara otomatis drajatnya juga harus dibawah Santi, dan tidak seharusnya cowok-cowok lebih suka ke Wilma.

Karena itu Santi selalu berusaha untuk merendahkan Wilma di depan kawan-kawan sekelasnya. Santi mempunyai 3 orang kawan karib, yang merupakan anak dari rekan bisnis ayah Santi, mereka juga iri dengan Wilma yang selalu jadi pusat perhatian. Mereka berempat selalu mencari cari cara untuk merendahkan Wilma, supaya cowok-cowok tidak lagi suka pada Wilma.

Cara mereka sangat buruk, seringkali mereka memanggil Wilma sebagai anak budak. Suatu hari mereka berempat mengundang Wilma ke rumah Santi, sebenarnya Wilma tidak mau, tapi karena mereka terus memaksa Wilma tidak punya alasan lagi untuk menolak. Kira2 jam 2 siang Wilma dengan masih memakai baju osis sampai di rumah Santi, yang sangat besar di daerah pondok Indah, dan ketika masuk rumah Santi, Wilma ngeliat ternyata Santi itu sangat kaya raya, di rumah Santi yang luasnya hampir 50m2 itu terdapat 5 mobil kelas atas di pekarangan.

Wilma juga kagum dengan pekarangan rumah Santi yang banyak sekali pohon. Santi juga punya 3 pembantu wanita, 1 tukang masak wanita, 1 tukan kebun dan 2 supir pribadi, pokoknya.

Lalu Wilma di antar masuk oleh salah satu pembantu itu untuk menemui Santi, keruang keluarga lantai 2. Disana Santi dan ketiga kawanya udah mengumpul sambil makan makanan kecil dan bermain kamera. Begitu ngeliat Wilma, Santi langsung berkata nyampe juga loh, walau telat ampir satu jam, gua kira elu nyasar ato gak datang. Kebetulan nich gua lagi melihat in performance appraisal para staff babe gua, salah satunya adalah bapak elu, dan gua punya hak untuk kasih input ke babe gua sepanjang yang gua tahu, menurut elu performance bapak elu harus gua bilang bagus ato bapak elu harus gua saranin cari kerjaan lain yach?

Wilma tidak bisa menjawab saat itu dan matanya berkaca2 karena dia kebayang kalo ayahnya sampai di pecat keluarganya bisa hancur, kedua adiknya bisa putus sekolah karena tidak ada biaya, dan Wilma udah pasti tidak bisa ke perguruan tinggi. Belum sempat Wilma menjawab, Santi bicara lagi sambil memegang kamera barunya, o iya, kebetulan gua punya hobby baru photography, karena elu merupakan benda yang menarik, gua mao elu jadi objek photo gua. Wilma terdiam. Santi kemudian meneruskan kalimatnya untuk jadi objek photo gua, elu musti tukar baju, ini gua kasih baju, cepat tukar di kamar situ, sambil menunjuk ke arah kamar mandi.

Wilma menyadari bahwa pakaian yang di terimanya itu adalah sepasang bikini mungil warna putih. Lalu Wilma masuk ke kamar mandi, sebenarnya Wilma merasa berat hati dan malu mengenakan bikini mini putih itu di depan kawan-kawan sekelasnya, tapi dia merasa tidak bisa menolak.

Selesai mengganti bajunya dan dengan memakai bikini mini yang tipis itu Wilma merasa sangat terhina dan malu karena bikini itu sangat kecil dan tipis, di kaca kamar mandi Wilma bisa ngeliat bahwa pentilnya menerawang samar2 dari balik bikini atasnya dan di tengah bikini bawahnya bagian depan samar2 ada warna hitam menerawang, sedangkan belahan pantatnya terpampang jelas dengan hanya satu tali menutupi belahan pantatnya. Wilma hampir menangis saking merasa malunya ngeliat penampilannya di kaca.

Teman Santi begitu ngeliat Wilma langsung kasih komentar elu betul-betul pantas pakai baju itu daripada baju sekolah elu, ini baju betul-betul sesuai dengan drajat elu sebagai budak. Sebelum memberi instruksi lebih lanjut, Santi dan 3 kawannya memelototi tubuh Wilma dari atas kebawah yang hanya terbalut 2 helai kain tipis, dan terlihat wajah mereka menyeringgai ketika ngeliat bikini bawah Santi yang menawang warna hitam, mereka berkata wah jembutnya nongol tuch, tangan Wilma secara refleks menutupi depan depan celana dalamnya, Wilma merasa mukanya sangat panas.

Oke kita mulai kata Santi, hayo Wilma elu berdiri sebelah sana, kedua tangan elu di belakang kepala, kaki dibuka agak lebar dan rada jinjit, dengan malu2 Wilma mengambil posisi itu, kemudian Santi mengambil beberapa photo Wilma.

Hayo sekarang photo berempat kata Santi kepada ke3 temanya, posisi Wilma tetap seperti itu, kalian bertiga memegang tubuh Wilma. Riana temannya Santi satu tangan kamu memegang paha kanan Wilma sebelah atas dan jari2nya sedikit masuk ke dalam celana Wilma kata Santi memberi instruksi.

Angel kamu sama seperti Riana, tapi yang kamu pegang adalah paha kiri Wilma, dan jari2 kamu juga masuk sedikit. Sarina kamu berdiri di belakang Wilma, sambil memegang kedua dua toket Wilma, Wilma pertama berusaha menolak waktu tangan temannya mau memasukan ujung jarinya ke dalam celana dalamnya, tapi Santi membentaknya untuk jangan macam2, Wilma merasa sangat risih, aneh, geli dan terhina di photo dalam posisi seperti ini, karena dia merasa Tangan kawannya menyentuh ujung bulu memek nya dan menekan2 dadanya.

Oke sekarang pemotretan ke-3 kata Santi posisi kalian ber-4 tetap seperti itu, tapi Wilma harus melepas bikini atasnya. Sarina tolong lepas bikini atas Wilma. Wilma mencoba untuk melawan ketika Sarina mau melepas tali bhnya, tapi Santi mengingatkan kamu udah tahu apa yang harus saya taruh di diperformance bapak elu? Terpaksa Wilma pasrah saja BHnya dilepas oleh Sarina, dada Wilma teracung jelas putingnya yang coklat kemerahan kini terlihat sedikit menegang, Santi dan ke-3 kawannya menyerigai ngeliat Wilma yang telanjang dada dan terus mengamati dada Wilma dengan komentar2 jorok.

Cerita Sex Anak Sekolah Pesta Seks Kontol Dan Dildo Getar Wilma hampir2 tidak kuat menahan perasaan malu dan terhina, berdiri didepan temannya dengan bertelanjang dada dengan hanya mengenakan sebuah bikini mini. Oke kita lanjutkan photo2 kita, tangan kamu Sarina coba menutupi dada Wilma.

Ketika tangan Sarina menyentuh puting toket Wilma yang terbuka, Wilma hanya bisa mendesah geli2 enak bercampur malu. Sarina lalu berkata wah Wilma, puting elu rasanya mengeras, Wilma hanya bisa tertunduk malu tak berdaya. Sebelum photo ke-4 coba kalian berikan baby oil ini ke seluruh tubuh Wilma.

Riana, Sarina dan Angel, mengusapkan baby oil ke seluruh tubuh Wilma, tidak lupa mereka me-massage dada Wilma. Saat itu ada 2 pembantu wanita Santi yang kebetulan naik ke lantai atas dan ikut menonton adengan photo ini.

Wilma merasa sangat malu ditonton oleh banyak orang dalam posisi seperti ini. Lalu aku ditarik Andre sampai posisi bersimpuh dan kembali aku disuruh untuk mengulum penis laki-laki itu. Ingin muntah rasanya, karena penis itu keluar masuk mulutku sampai rasanya menyentuh tenggorokan. Tidak lama kemudian laki-laki itu orgasme dan sperma disemburkan ke wajahku. Lalu aku ditarik ke pengunjung lain yang rupanya sedari tadi sudah mengocok sendiri penisnya.

Kembali aku mengocoknya dengan posisi membungkuk. Tiba-tiba dari belakang ada yang memegang payudaraku dan langsung memasukkan penisnya ke vaginaku. Terus aku mengulum penis dan vaginaku juga dikocok tanpa henti, dan crot akhirnya sperma laki-laki itu keluar dan membanjiri vaginaku.

Kembali dengan posisi bersimpuh aku terus mengulum penis beberapa penis pengunjung yang lain. Kira-kira sudah sekitar 4 orang yang penisnya aku kulum. Dan semuanya memuntahkan lahar panasnya ke wajahkku. Andre kemudian menarikku ke depan bioskop dan menidurkanku di lantai yang posisinya agak tinggi. Kemudian putingku dijepit dengan jepitan baju yang dibawa dari rumah tadi.

Kembali Vaginaku dimasuki penis yang kali ini ukurannya cukup besar. Dia terus mengocokku tanpa ampun. Sesekali payudaraku juga dipukul, dan itu menciptakan sensasi yang luar bisa.

Dan akhirnya datang juga orgasmeku untuk yang pertama kali. Dan kembali Andre menarikku dan kini aku berjalan dengan menggunakan lulut. Kini di depanku ada seorang laki-laki paruh baya yang sedari tadi sudah mengocok penisnya dan aku kini mengulum penis laki-laki itu dan dari belakang kembali seorang laki-laki negro memasukkan penisnya ke vaginaku dan mengocok tiada ampun.

Aku terus mengulum penis di depanku tanpa memperhatikan entah sudah berapa orang yang sudah mengocok vaginaku. Setelah hampir semua orang mengocok vaginaku kini datang Andre dengan membawa sebuah alat yang mirip dildo vibarator dan alat yang dialiri listrik dengan daya kecil.

Secara bergantiaan dildo vibarator dan alat itu dimainkan divaginaku. Secara langsung tubuhku mengejang merasakan sensasi yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Setelah itu Andre melepas semua ikatan di tubuhku. Andre lalu mengambil sebuah benda yang cukup aneh, rupanya alat itu adalah pasung tangan. Dengan tiga lubang di pasung itu, yang tengah dilekatkan dileherku dan kanan kirinya berukuran pas dengan pergelangan tanganku.

Lalu pasug itu dipasang gembok. Kemudian kedua putingku dipasang sebuah penjepit yang tersabung dengan rantai kecil.

Lalu aku diajak ke toilet yang letaknya tidak jauh dari bisakop itu dan semua pengunjung mengikuti kami. Sesampainya di toilet, Andre kemudian memasang belenggung di kakiku. Kami dan tangan dalam kondisi terbelenggu, lalu aku jongkok dan ternyata pada dinding sebelah kanan terdapat sebuah lubang yang cukup besar.

Dari lubang itu muncul penis yang berukuran cukup panjang dan besar. Tanpa ragu-ragu aku segera mengulumnya. Rasanya mulutku seperti tidak cukup untuk menampung semua penis itu.

Penis itu rasanya masuk sampai menekan ke dalam tenggorokanku. Dan aku terus menikmati menu yang ada di depanku tanpa henti. Kemudian Andre memasukkan vibrator kecil ke vaginaku dan menyalakannya. Diiringi geraman keras dia menghentakkan pantatnya dan kon tolnya terbenam sedalam-dalamnya.

Pejunya memancar deras. Aku pun melolong panjang dan menghentakkan pantatku ke atas menerima kon tolnya sedalam-dalamnya. Kedua pahaku naik dan membelit pantatnya. Aku pun nyampe lagi. Sekitar sepuluh menit kami diam membatu mereguk semua detik kenikmatan itu.

Lalu perlahan- lahan Dia mengangkat tubuhnya. Dia memandangi wajahku yang berbinar karena napsu yang telah terpuaskan. Ia tersenyum dan membelai wajahku. Kamu tidak menyesal kan yang ngen tot denganku? Dia mencabut kon tolku dan rebah disampingku.

Nyaman rasanya dalam keadaan yang hampir telanjang dipeluk olehnya. Aku menyandar di dadanya yang bidang. Dia mengangkat daguku dan mencium bibirku dengan mesra sekali. Aku tidur dipelukannya. Tidak tahu berapa lama aku tertidur, tahu aku terbangun karena keningku diciumnya dengan lembut. Aku hanya mengangguk saja. Mas Rio merangkul ku dan mencium bibirku. Tangannya mulai mengelus toketku, desah nafas nikmat ku terdengar lagi.

Aku pun tidak tinggal diam, kugenggam kon tolnya yang sudah ngaceng dengan keras. Dia makin getol meremas2 toket ku. Aku langsung menyergap kon tolnya yang sudah tegang itu langsung kuemut. Cukup lama aku mengemut kon tolnya, sampai akhirnya dia sudah tidak dapat menahan napsunya lagi.

Dia berbaring merapat ke aku. Kakinya diangkat dan digesek-gesekkan diatas paha ku, sementara tangannya kembali meremas toketku yang pentilnya sudah menonjol keras. Perlahan dia turun menciumi leherku dan memutar-mutarkan lidahnya di pentil ku, sementara tangannya menjelajah ke pangkal paha ku, menyibak jembutku.

Dia mengusap bibir memek ku sehingga aku menggelinjang. Aku memejamkan mata menikmati sentuhan dan rangsangannya sambil meremas2 perlahan kon tolnya.

Dia memainkan ujung jarinya menyapu bibir memek ku yang sudah membasah. Pentilku terus dijilatinya bersamaan dengan menggosok perlahan perlahan i tilku dengan ujung jari telunjuknya. Aku menggoyangkan pantat dan pinggulku, menggeleparkan dan membuka lebar pahaku dan membusungkan dadaku, sementara tanganku menggenggam erat kon tolnya yang mengeras dan berdenyut-denyut.

Tubuhku menggelinjang keras sekali, pahaku bergetar hebat dan kadang menjepit tangannya dengan erat saat jarinya masih menyentuh i tilku. Dia juga terus meremas perlahan toketku yang tambah mengeras dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya terjepit diantara kedua pahaku.

Aku terus meremas kon tolnya, sambil memeluk dia erat sementara paha dan kakiku menggelepar keras sekali hingga sprei putih itu berserakan tak karuan, aku kembali nyampe sebelum dien tot.

Memang dia luar biasa kalau merangsang cewek. Tanpa berhenti i til ku terus dimainkan pelan. Cerita Sex Hot Pentilku terlihat menonjol keras kecoklatan, aku sudah terangsang kembali.

Paha kubuka lebar-lebar. Mas Rio segera menaiki aku, kon tolnya yang sudah menegang diarahkan ke memek ku. Ujung kon tolnya menguak perlahan-lahan bibir memek ku. Aku mendesah nikmat ketika dia perlahan-lahan menyuruk masuk. Ketika separuh kon tolnya telah menerobos memek ku, dia berhenti sejenak dan membiarkan aku menikmatinya. Aku menggelinjang kenikmatan. Tanganku meremas-remas kain seprei sambil mendesah-desah nikmat.

Dia menyodokkan kon tolnya dengan keras ke arah ku. Aku menhentak2kan pantatku ke atas untuk menerima kon tolnya sepenuhnya. Pahaku yang membelit pinggangnya. Dia mulai bergerak. Mula-mula perlahan-lahan, lalu bergerak makin cepat. Tubuhku bergetar-getar seirama dengan enjotan kon tolnya. Mulutku terbuka dan mendesis-desis. Dia segera melumat bibirku dan aku membalasnya. Tubuhnya mulai berkeringat, menetes dan menyatu dengan keringat ku.

Aku membuka pahaku lebar-lebar sehingga dia dapat leluasa menggenjot memek ku. Terdengar kecipak bunyi cairan memek ku karena sodokan kon tolnya. Lebih keras! Tubuhku menggeletar karena rasa nikmat yang luar biasa.

Pahaku ketat membelit pinggangnya dan aku memeluknya dengan erat sambil mendesah kepuasan. Mas Rio menyuruh aku menungging, dia ingin melakukan doggie style. Langsung diarahkannya kon tolnya ke arah memek ku. Jembutku disibaknya tampaklah bibir memekku yang berwarna merah muda dan basah berlendir. Aku menurunkan kepalaku hingga bertumpu ke bantal.

Pantat kuiangkat. Aku meremas ujung-ujung bantal dengan nafasnya berdesah tak teratur. Bulu-bulu halus tubuhku meremang, menantikan saat-saat sensasional ketika kon tolnya akan menerobos memekku.

Dia makin merapat. Dia mengelus-elus kedua belahan pantatku. Perlahan-lahan dia mempermainkan jembut lebat disekitar memekku yang sudah basah itu dan kemudian menggesek i tilku. Aku mengerang-erang menahan napsuku yang semakin menggila. Pantatku bergetar menahan rangsangan tangannya. Diselipkannya kepala kon tolnya di antara bibir memekku. Aku mendesah. Kemudian perlahan tapi pasti dia mendorong kon tolnya ke depan. Aku menjerit kecil sambil mendongakkan kepalaku ke atas. Sejenak dia berhenti dan membiarkan aku menikmatinya.

Ketika aku tengah mengerang-erang dan menggelinjang-gelinjang, mendadak dia menyodokkan kon tolnya ke depan dengan cepat dan keras sehingga kon tolnya meluncur ke dalam memekku. Aku tersentak dan menjerit keras. Semakin keras dan cepat enjotannya, semakin keras erangan dan jeritanku. Aku terkapar di tempat tidur telungkup, sementara dia belum juga ngecret. Kemudian aku ditelentangkan dan dia menaiki tubuhku, pahanya menempel erat dipahaku yang mengangkang. Kepala kon tolnya ditempelkan ke i tilku.

Sambil menciumi leher, pundak dan belakang telingaku, kepala kon tolnya bergerak- gerak mengelilingi bibir memekku yang sudah basah. Aku merem melek menikmati kon tolnya di bibir memekku, akhirnya diselipkannya kon tolnya. Aku merasa kenikmatan yang luar biasa dan sedikit demi sedikit dimasukkannya kon tolnya. Aku menggoyangkan pantatku sehingga kon tolnya hampir seluruhnya masuk.

Perlahan dia mulai mengenjot kon tolnya keluar masuk memekku. Aku menarik2 sprei tempat tidur saking enaknya, sementara paha ku kangkangin lebar-lebar, hingga akhirnya kakiku melingkar di pantatnya supaya kon tolnya masuk sedalam-dalam ke memekku.

Aku berteriak-teriak dan merapatkan jepitan kakiku di pantatnya, sambil menarik kuat-kuat sprei tempat tidur. Dia membenamkan kon tolnya seluruhnya di dalam memekku.