Cerita sex kakak dan mama - Video Terbaru Hari ini

Cerita sex kakak dan mama - Video Terbaru Hari ini

Dengan temen sendiri di mobil seru sekali mainnya. Asoy Abis

389.112 views

Punya istri orang jepang asyik main tiap hari

381.090 views

Mahasiswi kedokteran, muka nerd tp seksi banget

306.982 views

Yang lagi viral, main di kost sendiri

316.331 views

Jilban pinter sepong di mobil pacar

322.572 views

Hentai terbaru, eksekusi temen sekolah baru kenal

309.678 views

Pijat plus-plus, dateng masa ga pake celana dalam

315.098 views

Ngintip kakak sendiri maen sama pacar ampe becek

364.226 views

Seru maen HP, Ga sadar di eksekusi temen sendiri

390.082 views

Dirayu pas pijat, terapis jilbab sepong dan crot di dalem

377.203 views

Mainkan Dan Menangkan Semua Taruhan Togel bersama GOTOGEL

LOGIN

DAFTAR

Beberapa saat kemudian kak Dewi mengerang puas ah. Mbak Rini lalu menghisap dan dia kocok dengan mulutnya, sementara dia membuka pakaian sekolahnya. Akupun menjilati cerita sex kakak dan mama kakak sambil menghisap memeknya yang masih sempit, lobang memek kak Irma Cuma bias masuk ujung jariku. Aku memaju-mundurkan pantatku. Keesokan harinya Mamaku tidak pergi ke kantor dan Mama mengeluh sakit.


Aku memeluk Mama dari balakang dan kami pun lemas. Aku porno knock 21 tahun pada tahun Kami melakukannya tanpa sepengetahuan Mamaku, tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum Mama yang sudah berbuat tidak adil terhadap Mbak Rini. Cerita Sex Lainnya Anakku 11m - 1ch. Kejadian cerita sex kakak dan mama pasti diingat Mama terus, malamnya Mama nonton tv di ,akak tamu, sedangkan Mbak Rini lagi ada urusan ke rumah kakaknya sepertinya penting dan harus menginap.


Pos Sebelumnya Papa jarang pulang dan akhirnya mama mengajaku berhubungan intim. Pos Berikutnya Mengintip anak dan ibunya ngentot. Tinggalkan Balasan Batalkan balasan Ketikkan komentar di sini Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:.

Email Alamat takkan pernah dipublikasikan. Situs web. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka. Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini: Kebijakan Cookie.

Ikuti Mengikuti. Setelah 2 bulan kami Di Batam kakakku masih bersedih dan sering termenung sendiri dimalam hari, hal ini membuatku pusing karena tidak tega melihat airmata kakakku dan sebagai adik yang baik aku selalu mengelap airmatanya. Masa kakak cari pacar disini? Dan dengan senyuman manis kakak pergi masuk ke kamar dan akupun masuk ke kamarku. Sejak jadian sama kakak aku selalu mencuri pandang ke tubuh kakak yang sexi, apalagi bila kakak pulang kerja selalu dengan baju modis memakai rok mini sehingga paha kakak selalu terbayang ketika aku tidur.

Dan bulan kedua di Batam membuatku selalu membayangkan membelai kakak seperti di BF yang aku koleksi dan aku nonton saat melakukan onani, sejak SMU aku sering onani sambil menonton film dewasa. Malam itu tepatnya ultahku tidak ada persiapan apa-apa, ortuku saja tidak sms bahkan kakak pulang kerja, mandi dan langsung masuk ke kamar. Tepat jam Dan setelah kupotong kuenya langsung aku sodorin ke mulut kakakku sambil ku bilang ini buat kakakku tersayang dan potongan kedua juga kusodrin ke kakak sambil berkata ini untuk pacarku tercinta.

Mendengar kataku kakak terkejut dan bekata Maaf sayang, kamu minta apapun aku kasih deh sambil kakak menciumi mulutku. Kalau gitu gampang. Apa sih yang ga buat kamu sekalian perawani aja kakakku malam ni ya dik bisik kakak sambil membuka kancing bajunya. Mendengar bisikan mesra kakak langsung ku bantu kakak kubuka kaitan bra kakak sambil kujilatin leher kakakku yang panjang mulus selanjutnya turun ke dada kakak sambil aku remes2.

Kakak mulai mendesah dan akupun menurunkan jilatan ke perut kakak dan langsung aku gigit celana dalam kakak dari depan sementara tanganku menariknya dari belakang sampe cd kakak turun ke kaki. Melihat tonjolan dalam celanaku sudah semakin gede kakak membuka ikat pinggangku sambil berkata wah dah kejepit tuh sini kakak buka dan kakak langsung mengulum kontolku dengan perlahan kurasakan kenikmatan luar biasa, rupanya kakak sudah pengalaman juga sampe zakarku dikulum juga oohhh enak bangat sayang.

Akupun menjilati itil kakak sambil menghisap memeknya yang masih sempit, lobang memek kak Irma Cuma bias masuk ujung jariku. Aku dikocoknya dengan sedikit lebih cepat dari sebelumnya, dan kalau ini terus-terusan aku bisa jebol nih. Aku melihat Mama melihat kontolku, dia seakan menikmatinya, kulihat memeknya yang bersih tanpa rambut itu benar-benar mulai dekat dengan buah zakarku. Aku mencoba bergeser sedikit dan akhirnya memek Mama dan buah zakarku bersentuhan. Sensasi ini sungguh nikmat, Mama tampak menikmatinya juga.

Dia menyembunyikannya dengan cara mempercepat kocokan kontolku. Rasanya aku mau meledak. Bersamaan dengan spermaku muncrat ke mana-mana dan tampak sebagian ke wajah Mama. Nafasku tersengal-sengal dan Mama tampak merasa aneh. Aku melihat ke wajahnya bisa kulihat sedikit sperma menempel di dahinya Mamaku membersihkannya. Tanpa berlama-lama, aku langsung menyentuh kewanitaannya.

Mamaku agak kaget dan langsung berpegangan pada bathup. Aku gesek-gesek itilnya, hal yang sama aku lakukan padanya seperti dia melakukan padaku.

Aku terus menggesek-geseknya sambil kumasukkan jari telunjukku ke dalamnya. Mama tidak protes, dia malah menikmatinya, bahkan sekarang Mama benar-benar basah sekali. Dan tiba-tiba dia memelukku dan mencengkramku kuat. Aku percepat gesekan tanganku di dalam lubang memeknya, lalu Mama menjerit, nafasnya tersengal-sengal. Mama ngak ngerasa kalalu dadanya menempel di dadaku, aku keluarkan tanganku dan kulingkarkan di pinggang Mama lalu kontolku menempel di perutnya. Mungkin Mama lagi sakit makanya dia capek luar biasa, lama sekali Mama memelukku, lalu dia kembali ke posisinya semula.

Mama lalu menyalakan shower untuk membasahi tubuhnya, setelah dia membersihkan tubuhnya, Mama beranjak dari bathup dan pergi meninggalkanku sendirian. Kejadian itu pasti diingat Mama terus, malamnya Mama nonton tv di ruang tamu, sedangkan Mbak Rini lagi ada urusan ke rumah kakaknya sepertinya penting dan harus menginap. Jadi lagi-lagi di rumah ini hanya ada aku dan Mamaku. Aku onani di kamarku, sambil membayangkan Mama, aku sengaja melakukannya agar Mama melihatku.

Biasanya Mama tidur jam 9 malam. Saat itu sudah jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, Mama mematikan tv-nya dan berjalan ke kamarnya. Saat itu aku sengaja membuka sedikit pintu kamarku agar bisa dilihatnya. Mama… aaakkhh… aakkkhhh.. Mamaku melihat itu, dia mengintipnya dari pintu. Aku tidak menghiraukannya, aku terus beronani hingga spermaku mau keluar. Fariz mau sampe nih Ma…. Crottt… spermaku keluar dan membasahi tanganku. Mamaku melihat itu semua dari pintu, lalu sebelum aku membersihkan spermaku, Mama sudah pergi.

Bukannya masih ada cewek lain? Mama menamparku, aku sedikit frustasi lalu aku meninggalkan meja makan dan menuju ke ruang keluarga. Aku nyalakan video player, setelah agak beberapa lama kemudian muncullah tayangan yang tidak diduga oleh Mama. Aku sebentarnya memasang kamera di kamar mandi Mama saat Mama mengonani aku dan aku menggesek-geseknya, Mama terkejut. Aku ini Mamamu! Mama agak berpikir panjang, aku biarkan dia berlutut sambil menundukkan kepalanya. Tapi aku tidak mau menunggu, aku melepaskan pakaianku satu per satu hingga sekarang aku tidak pakai pakaian apapaun.

Mama melihatku. Mama benar-benar tidak bisa apa-apa, dia hanya pasrah. Aku pun makin menguasai keadaan dan Mama aku bopong ke sofa. Di sana aku lucuti semua pakaiannya, Mama sekarang benar-benar pasrah, air matanya mengalir. Aku ciumi bibirnya, kulumat lidahnya, kuhisap, lalu kuremas dadanya.

Aku menyusu kepadanya sebagaimana aku menyusu ketika masih bayi. Aku menciumi seluruh tubuhnya, ketiaknya, bahunya, dadanya, putingnya yang berwarna coklat, pusarnya, pahanya, dan ketika aku hisap jempol kakinya, Mama menggelinjang. Sepertinya Mama benar-benar pasrah, kuketahui setiap ciumanku ditubuhnya dia mendesah. Aku pun langsung ke memeknya, dan tanpa basa-basi aku jilati tempat itu, tempat dimana aku lahir dulu.

Aku jilati, aku basahi dengan ludahku, aku lumat, aku jilati itilnya, Mama ngak tahan. Cairan kewanitaannya sangat banyak yang keluar. Mungkin Mama sudah orgasme. Tapi aku tidak tinggal diam, Mama meremas rambutku, lalu aku naik ke perutnya payudaranya kuhisap lagi.

Akitifitasku aku hentikan dan aku sudah siap menancapkan kontolku sekarang. Dan benar, aku memasukkannya perlahan, pertama-tama hanya seperempat yang masuk ujungnya saja.