Cerita bokep spg - Video Terbaru Hari ini

Cerita bokep spg - Video Terbaru Hari ini

Dengan temen sendiri di mobil seru sekali mainnya. Asoy Abis

389.112 views

Punya istri orang jepang asyik main tiap hari

381.090 views

Mahasiswi kedokteran, muka nerd tp seksi banget

306.982 views

Yang lagi viral, main di kost sendiri

316.331 views

Jilban pinter sepong di mobil pacar

322.572 views

Hentai terbaru, eksekusi temen sekolah baru kenal

309.678 views

Pijat plus-plus, dateng masa ga pake celana dalam

315.098 views

Ngintip kakak sendiri maen sama pacar ampe becek

364.226 views

Seru maen HP, Ga sadar di eksekusi temen sendiri

390.082 views

Dirayu pas pijat, terapis jilbab sepong dan crot di dalem

377.203 views

Mainkan Dan Menangkan Semua Taruhan Togel bersama GOTOGEL

LOGIN

DAFTAR

Badan Om Lamhok menggelinjang dan mengejan disaat melepaskan semburan spermanya yg terakhirnya dan merasakan kenikmatan itu. Sesaat kami beristirahat diatas kasur dengan nafas yang terengah-engah. Cerita Dewasa — SPG Posko Mudik 2 Aku segera mandi, mengenakan learn more here berburu Om2, maksudku tanktop ketat sepinggang dan jins hipster yang juga ketat. Rasti dan aku nampak sama-sama terbakar oelh nafsu birahi. Tepat di hadapanku terdapat kaca rias yg ccerita didinding, sehingga aqu dapat melihat badanku telanjang bulat serta dibelakangku terlihat Om Lamhok sedang mengagumi https://barnabydixson.com/bokep/hentai-character-generator.php badanku. Dia kembali mendekapku dan kontolnya mulai dienjotkan lagi keluar masuk memekku, perlahan. Aku genjot vagina Sinta bkoep sekian banyak variasi sex, kadang aku genjot kekanan, kekiri bahkan aku pun mengacak genjotan penisku pada vagina Sinta cerita bokep spg.


Melihat itu aku semakin bersemangat untuk memainkan vaginanya. Om Lamhok ternyata membawaqu kesebuah hotel terkenal di Jakarta pusat. Dan dengan cerita bokep spg akupun berlutut disampingnya. Dan kami pun https://barnabydixson.com/bokep/gudang-bokep-barat.php menuju hotel yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Astaga, benar-benar terkabul harapanku tadi, gadis ceita mungil,sexy dan semok tersebut ternyata satu bangku denganku, Yesss. Aku tahu kalau dia hampir ngecret.


Dalam kamar ganti distro itu kami bercumbu dengan hebatnya. Cukup lama kami bercumbu sembari meraba-raba tuvuh kami. Aku meraba payudara Rasti dari luar baju ketatnya, Rasti yang tidak mau kalah, saat itu dia juga meremas-remas penisku dari luar celanaku.

Kami berdua terbakar dalam gairah sex yang luar biasa intimnya. Penisku tegak berdiri, rasanya duah tak sabar lagi aku merasakan nikmatnya himpitan vagina Rasti yang bertubuh sintal itu.

Sembari berciuman aku mencoba melepas kancing celana Rasti. Saat aku coba membuka, tiba-tiba saja tanganya menghempaskan tanganku. Siallll… kayaknya nggak mau kesentuh nih bagian bawahnya, ucapku dala hati sembari terus berciuman. Dan apa yang terjadi, ternyata dia membuka celananya sendiri, wow… nice.

Tak hanya celana panjangnya saja yang diepas, saat itu dia juga melepas celana dalamnya. Belum selesai aku mengagumi itu, tiba-tiba dia menghentikan ciuman kami,. Gilak nih cewek nekat juga yah, nggak nyangka tubuh Rasti bisa semudah ini untuk aku nikmati, Ulalala, mantap.

Aku Benar-benar terkejut dibuatnya, Sesaat aku memandangi tubuh Rasty yang memnag benar-benar sintal dan putih mulus. Sesuai perkiraanku, memeknya tembem, dan payudaranya kayak kue apem,hha. Mantap cuy. Dengan cepatnya aku melepas semua pakaian dan celana dalamku, akhirnya akupun bugil dan kami-pun menjadi adil, hhe.

Dengan nafsu sex yang meluap-luap, aku langsung jongkok dan segera aku arahkan mulutku pada memek Rasti yang tembem dan bebas jembut itu,. Saat itu Rasti berdiri dengan kakinya yang melebar dan sedikit menekuk. Bisa dikatakan dia berdiri namun mengangkang. Aku jilati dan aku lumat vaginaya dengan penuh nafsu,.

Saat itu menjilati dengan melihat kearah atas, yaitu kewajah Rasti. Nampak dia menikmati sekali jilatan dan hisapanku pada bibir vagina serta clitorisnya itu. Saat itu dia bahkan meremas kedua payudaranya sendiri sembari terus mendesah dan mendongakan kepalanya keatas. Melihat itu aku semakin bersemangat untuk memainkan vaginanya. Jilatan dan hisapan bibirku memeknya membuat Rasti nampak tidak terkendali lagi. Dia meracau tidak karuan, disertai memeknya yang banker dengan lendir kawinya,.

Rasti nampak sudah mendapat orgasme pertamanya. Pantas saja memeknya becek dan terasa asin sekali tadi, hha. Beberapa menit aku menjilati memeknya sampai pada akhirnya Rasti tidak kuat lagi,.

Mendengar itu, aku berfirkir, benar juga yah apa kata Rasti. Karena hal itu aku-pun segera duduk dilantai dengan kaki aku luruskan. Tanpa aku minta rasti sudah paham. Saat itu dia langsung saja jongkok diatas pangkuanku. Dengan penuh nafsu rasti meraih penisku dan memberi ludah pada penisku. Setelah itu dia langsung saja membenamkan penisku pada memeknya,. Kedua tangnya mulai merangkul leherku, dan mulailah dia bergoyang diatas penisku yang sudah tegak berdiri.

Teroyaklah penisku oleh memek tembem milik Rasti. Walaupun sudah tidak peawan namun memek rasti benar-benar masih sempit dan menjepit. Digoyangnya memutar penisku oleh Rasti secara liar,. Penisku sungguh benar-benar terasa nikmat sekali. Baru dengan Rasti aku temukan vagina senikmat dan sesempit ini. Memeknya serasa bisa menyedot dan menghimpit kuat sekali. Ouhhh… tak tahan lama-lama jika seperti ini aku.

Terkadang dia naik turun, dan maju mundur ketika ML denganku. Terus digoyanglah penisku dengan memek sempit Rasti. Aku tak diam saja saat itu, sepanjang persetubuhan kami aku meremas payudara sesekali aku pelintir putting susu Rasti. Tak hanya itu aku juga menjilati leher dan telinganya secara terus menerus.

Rasti dan aku nampak sama-sama terbakar oelh nafsu birahi. Memek Rasti semakin basah saja saat itu, hubungan sex kami tidak terasa sudah berlangsung selama 20 menit. Aku dan rasti berimbang, aku kuat dan rasti juga kuat dalam berhungan sex.

Rasti melenggak lenggokan pinggulnya seiring vaginanya megiyak penisku. Dinding rahimnya yang lembut memberikan sensasi sex tersendiri. Segera dia beralih dari pangkuanku, dan dia jongkok disampingku. Karena aku tidak mau spermaku bececeran kelantai maka aku-pun megarahkan penisku kedalam mulut Rasti. Dia yang sudah nampak tanggap, langsung saja dia membuka lebar mulutnya lalu dihisaplah penisku dengan lahapnya.

Baru beberapa kali penisku dikulum,. Dihisap dan ditelan spermaku dengan lahapnya tanpa rasa jijik sedikitpun. Mengingat kami ML di distro, kami-pun tidak bisa berlama-lama apalagi untuk bercita lagi.

Segeralah kami membersihkan kelamin dan tubuh kami dengan bajuku secara bergantian. Tidak masalah bajuku terkena pejuh ataupun keringat kami, toh tujuanku ke disti itu juga untuk membeli bajua dan celana baru, hhe. Selera Om Lamhok Cukup tinggi pada perempuan cantik. Aqu meletakkan tasku diatas meja kecil ketika kulihat Om Lamhok Yg berbadan gemuk pendek mendekatiku.

Aqu tak mampu menghindar lagi ketika mulutnya dgn bernapsu melumat lumat bibir merahku. Perasaan geli, jijik dan taqut bercampur menjadi satu. Tangannya kini makin berani menyusup ke dalam baju ketat lengan pendek yg kupakai, terus bergerak menyusup kebalik BH-ku, beberapa kancing bajuku lepas. Degub jantungku bertambah kencang dan napasku makin memburu ketika kurasakan tangan kasarnya mulai menggeraygi dadaqu, apalagi jari-jarinya turut mempermainkan puting buah dadaqu.

Sembari menyupangi leherku yg putih bersih tangannya mulai menaikkan rok mini yg kupakai sembari meraba-raba pahaqu yg jenjang dan mulus. Satu-persatu kancing bajuku dipretelinya tanpa dapat kucegah sehingga BH-ku yg berwarna merah muda, belahan dada, dan perutku yg rata nampak jelas menantang.

Tanganku tak mampu menutupinya lagi. Melihat buah dadaqu yg kencang itu Om Lamhok makin bernafsu, dgn kasar BH itu dibukanya lepas dan menyembul lah buah dadaqu yg putih mulus dgn puting buah dada berwarna merah mu. Secara reflek tanganku berusaha menutupi buah dadaqu yg terbuka itu tetapi Om Lamhok yg sudah berpengalaman langsung menangkap kedua tanganku dan membentangkannya lebar lebar.

Mataqu terpejam tak sanggup menahan malu, selama ini belum pernah ada laki laki yg berani menjamahku karena aqu sangat galak menjaganya, tapi kali ini aqu tak berdaya menolaknya. Badanku mengelinjang gelinjang menahan birahi karena cumbuan Om Lamhok pada dadaqu, secara bergantian Om Lamhok menghisap hisap kedua puting buah dadaqu yg kenyal itu bagaikan bayi yg kehausan. Bandot tua ini benar benar pintar merangsangku. Kemaluanku mulai terasa basah dibuatnya.

Perlahan kurasakan Om Lamhok mulai membuka resleting rok miniku dan melorotkannya kebawah, tak lama celana dalamkupun menyusul lepas sehingga badanku yg indah sudah tak tertutup selembar benangpun.

Aqu mengeluh pasrah ketika Om Lamhok mendorongku hingga jatuh terlentang diatas kasur. Sembari berjalan mendekat dia melepas pakaiannya satu persatu.

Setelah dia membuka celana dalamnya tampak olehku kemaluannya yg sudah menegang dari tadi. Dibentangkannya kedua belah pahaqu di depan wajahnya. Tatapan matanya sangat mengerikan saat memandangi daerah selangkanganku yg dibadani bulu bulu halus, seolah-olah seperti monster lapar yg siap memangsaqu.

Om Lamhok membenamkan wajahnya pada selangkanganku, dgn penuh nafsu dia melahap dan menghisap hisap kemaluanku yg sudah basah itu, lidahnya dgn liar menjilati dinding kemaluan dan klitorisku. Aqu terpekik pekik kecil dibuatnya, Bandot tua ini benar benar ingin menikmati kecantikan badanku luar dalam. Perlaquannya sungguh membuat diriku serasa terbang, badanku menggelinjang-gelinjang geli diiringi erangan nikmat yg terpaksa. Sampai akhirnya kurasakan otot badanku mengejang dahsyat, aqu mencapai orgasme pertamaqu.

Cairan kemaluanku tak dapat lagi kubendung. Pada awalnya aqu tetap menolak, namun dia menahan kepalaqu hingga aqu tak dapat melepaskannya.

Terpaksa kuturuti pula kemauannya kuhisap kuat kuat kemaluannya hingga matanya merem melek kenikmatan. Harga diriku benar benar jatuh saat ini, Aqu dipaksa melayaninya dgn Oral.

Tak terasa sudah 15 menit aqu mengkaraoke Om Lamhok, Kemaluannya sudah semakin besar dan keras, dia mengakhirinya dgn menarik kepalaqu. Aqu memejamkan mata menunggu detik-detik ketika kemaluannya menerobos kemaluanku. Menyadari kalau aqu masih perawan, Om Lamhok tak hanya melebarkan kedua pahaqu. Namun dgn jari jemari tangannya Om Lamhok kemudian membuka kedua bibir kemaluanku, kemudian dgn perlahan dipandunya gagang kemaluannya yg sudah tegang kearah lubang kemaluanku yg sudah terbuka.

Setelah dirasa tepat, perlahan Om Lamhokpun menekan bokongnya kebawah. Akhh… auuww..! Keringatku bercucuran membasahi badanku yg telanjang bulat, Keperawananku yg selama ini kujaga mulai ditembus oleh Om Lamhok tanpa sanggup kucegah lagi.

Aqu meronta ronta kesakitan… Om Lamhok yg sudah berpengalaman tak ingin serangannya gagal karena rontaanku segera tangan menahan bokongku, lalu dgn cepat, ditekan bokongnya kembali kedepan sehingga separuh gagang kelakiannya pun amblas masuk kedalam Kemaluanku. Hancur sudah kehormatanku ditangan bandot tua itu. Sesaat aqu masih meronta ronta pelan, namun karena pegangan kedua tangan Om Lamhok dibokongku sangat kuat hingga rontaanku tiada arti.

Gagang kemaluan terus menerobos masuk mengkoyak koyak sisa sisa Perawanku. Tangisanku mulai terdengar lirih diantara desah napas Om Lamhok yg penuh birahi. Badanku yg putih mulus kini tak berdaya dibawah himpitan tubun Om Lamhok yg gendut. Sesaat Om Lamhok mendiamkan seluruh gagang kemaluannya terbenam membelah Kemaluanku sampai menyentuh rahimku, perutku terasa mulas dibuatnya.

Kemaluan Om Lamhok kurasakan terlalu besar menusuk Kemaluanku yg masih sempit, setiap gesekan kemaluan Om Lamhok menimbulkan rasa nyeri yg membuatku merintih rintih, tetapi buat Om Lamhok terasa nikmat luar biasa karena Kemaluannya tercepit erat oleh memek Shinta yg masih rapat dan baru ditembus perawannya. Inilah nikmatnya makan perempuan perawan muda yg selama ini membuat Om Lamhok jadi ketagihan. Semakin lama gagang Kemaluan Om Lamhok Semakin lancar keluar masuk menggesek Kemaluanku karena cairan pelumas Kemaluanku mulai keluar secara alamiah, rasa sakit dikemaluanku semakin berkurang, rintihanku perlahan mulai hilang berganti dgn suara napas yg berirama dan terengah engah.

Tua bangka ini ternyata memang pintar membangkitkan nafsuku. Bagai manapun juga aqu adalah manusia normal yg juga punya napsu birahi, sadar atau tak aqu mulai terbawa nikmat oleh permainannya, tak ada guna menolak. Aqu memejamkan mata berusaha menikmati perasaan itu, kubaygkan yg sedang mencumbui badanku ini adalah lelaki muda idamanku.

Kemaluannya kini mulai meluncur mulus sampai menyentuh rahimku. Aqu mengerang setiap kali dia menyodokkan kemaluannya.

Gesekan demi gesekan, sodokan demi sodokan sungguh membuatku terbuai dan semakin menikmati perkosaan ini, aqu tak perduli lagi orang ini sesungguhnya adalah Bandot tua yg sudah merenggut kehormatanku. Darah perawanku kurasakan mulai mengalir keluar membasahi seprai dibawah bokongku.

Rasa sakitku kini mulai hilang. Sembari bergoyg menyebadaniku bibirnya tak henti-hentinya melumat bibir dan pentil buah dadaqu, tangannyapun rajin menjamahi tiap lekuk badanku sehingga membuatku menggeliat geliat kenikmatan. Rintihan panjang ahirnya keluar lagi dari mulutku ketika mulai mencapai orgasme, sekujur badanku mengejang beberapa detik sebelum melemas kembali. Keringat bercucuran membasahi badanku yg polos itu sehingga kulitku yg putih bersih kelihatan mengkilat membuat Bandot itu semakin bernapsu menggumuliku.

Birahi Om Lamhok semakin menggila melihat badanku yg begitu cantik dan mulus itu tergeletak pasrah tak berdaya di hadapannya dgn kedua paha yg halus mulus terkangkang dan bibir kemaluan yg mungil itu menjepit dgn ketat gagang kemaluannya yg cukup besar itu.

Sungguh ironi memang, perempuan muda secantik aqu terpaksa mendapatkan kenikmatan seperti ini bukan dgn kekasihku, akan tetapi dgn orang asing yg sedang memperkosaqu. Badanku ditariknya duduk berhadapan muka sembari mengangkang pada pangkuannya, Dgn sekali tekan kemaluan Om Lamhok yg besar kembali menembus kemaluanku dan terjepit erat dalam liang kewanitaanku, sedangkan tangan kiri Om Lamhok memeluk pinggulku dan menariknya merapat pada badannya, sehingga secara perlahan-lahan tapi pasti kemaluan Om Lamhok menerobos masuk ke dalam kemaluanku.

Tangan kanan Om Lamhok memeluk punggungku dan menekannya rapat-rapat hingga kini pinggulku melekat kuat pada pinggul Om Lamhok.

Rintihanku semakin keras saat Bandot itu mulai melumati buah dadaqu sehingga menimbulkan perasaan geli yg amat sangat setiap kali lidahnya memyapu nyapu puting buah dadaqu. Kepalaqu tertengadah lemas ke atas, pasrah dgn mata setengah terkatup menahan kenikmatan yg melanda badanku sehingga dgn leluasanya mulut Om Lamhok bisa melumati bibirku yg agak basah terbuka itu. Setelah beberapa saat puas menikmati bibirku yg lembut dia mulai menggerakkan badanku naik turun.

Aqu tak memperdulikannya lagi, saat ini badanku tengah terguncang guncang hebat oleh goygan pinggul Om Lamhok yg semakin cepat. Terkadang Bandot ini melaqukan gerakan memutar sehingga kemaluanku terasa seperti diaduk-aduk. Aqu dipaksa terus mempercepat goyganku karena merasa sudah mau keluar, makin lama gerakannya makin liar dan eranganku pun makin tak karuan menahan nikmat yg luar biasa itu.

Dan ketika orgasme kedua itu sampai, aqu menjerit histeris sembari mempererat pelukanku. Benar-benar dahsyat yg kuperoleh meskipun bukan dgn lelaki muda dan tampan. Meski pun sudah tua tapi Om Lamhok masih mampu menaklukan perempuan muda sepertiku. Kali ini dia membalikkan badanku hingga posisi badanku menungging lalu mengarahkan kemaluannya diantara kedua belah pahaqu dari belakang. Dgn sekali sentak Om Lamhok menarik pinggulku ke arahnya, sehingga kepala kemaluan tersebut membelah dan terjepit dgn kuat oleh bibir-bibir kemaluanku.

Selanjutnya dgn ganasnya Om Lamhok memainkan pinggulnya maju mundur dgn cepat sembari mulutnya mendesis-desis keenakan merasakan kemaluannya terjepit dan tergesek-gesek di dalam lubang kemaluanku yg masih rapat itu.

Inilah pengalaman pertamaqu dijamah oleh laki laki yg sudah sangat berpengalaman dalam bersebadan, Meskipun berusaha bertahan aqu ahirnya kewalahan juga menghadapi Om Lamhok yg ganas dan kuat itu. Bandot tua itu benar-benar luar biasa tenaganya. Sudah hampir satu jam ia menggoyg dan menyebadaniku tetapi tenaganya tetap prima. Tangannya terus bergerilya merambahi lekuk-lekuk badanku. Harus kuaqui sungguh hebat lelaki seumur dia dapat bertahan begitu lama dan membuatku orgasme berkali-kali, mungkin karena sebelumnya dia sudah minum obat kuat Viagra, aah… entahlah..

Aqu pasrah saja ketika badanku kembali di terlentangkan Om Lamhok diatas kasur dan digumulinya lagi dgn penuh birahi. Rasanya tak ada lagi bagian badanku yg terlewatkan dari jamahannya. Dgn raqus disedot-sedotnya puting buah dadaqu dgn kuatnya yg kiri dan kanan bergantian, mataqu terpejam pejam dibuatnya, sungguh Om Lamhok menikmati puting buah dadaqu yg baru tumbuh itu dgn bernapsu.

Tak lama setelah aqu mencapai orgasme berikutnya, dia mulai melenguh panjang, sodokanya makin kencang dan kedua buah dadaqu diremasnya dgn brutal sampai aqu terpekik. Setelah itu dia nenekan kemaluannya dalam dalam hingga gagang kemaluannya terbenam seluruhnya sampai menyentuh rahimku.

Sembari meleguh panjang Om Lamhok menembakkan air maninya kedalam rahimku dgn deras tanpa ada perlawanan lagi dariku. Beberapa saat kemudian suasana jadi hening senyap hanya suara napas Om Lamhok terdengar naik turun diatas badanku yg masih menyatu dgn badannya. Aqu sudah kehabisan tenaga tak mampu bergerak lagi dan kurasakan maninya menyembur nyembur hangat memenuhi rahimku, semoga saja aqu tak hamil pikirku dalam hati. Beberapa saat kemudian Om Lamhok mulai bangkit dan mencabut kemaluannya dari badanku, dgn senyum kepuasan karena telah berhasil menikmati kecantikanku luar dalam.

Tanganku segera bergerak selimut untuk menutupi badanku yg polos itu. Kemaluanku masih terasa sakit akibat paksaannya bersebadan. Bercak bercak darah perawanku mulai mengering disela sela pahaqu yg putih bercampur dgn sperma Om Lamhok yg menetes keluar dari dalam kemaluanku. Air mataqu jatuh menetes membasahi pipiku, tapi apa yg harus disesalkan, semuanya telah terjadi sesuai dgn kesepakatan yg kubuat.

Badanku kini telah ternoda. Perlahan aqu bangkit dari tempat tidur, dgn selimut yg melilit dibadanku aqu memunguti kembali pakaianku yg tercecer dilantai, segera aqu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Selintas kulihat Om Lamhok duduk menggenakan kimono disofa sembari menikmati segagang cerutu dibibirnya.

Om Lamhok tersenyum memandang badanku, Aqu memalingkan muka dan mempercepat langkahku masuk kekamar mandi. Aqu mengenakan kembali baju dan rok miniku setelah lebih setengah jam membersihkan badanku. Dalam keadaan rapi Aqu keluar dari kamar mandi, Kulihat Om Lamhok masih duduk di Sofa sembari memegang botol minuman.

Bila aqu menolaknya dan Om Lamhok membatal cek itu dgn menelpon bank, maka akan sia sialah pengorbananku ini. Om Lamhok kembali mendekatiku dan meyentuh bahuku. Aah… benar benar sialan tua bangka ini, aqu tak berdaya menolaknya.

Kupikir pikir untuk apa lagi jual mahal, toh aqu sudah tak perawan lagi. Akhirnya dgn berat hati aqu hanya dapat menganggukkan kepala. Tanpa basa basi lagi Om Lamhok langsung membuka kancing kancing bajuku dan melepaskannya kelantai sehingga nampaklah BHku yg berwarna merah jambu. Dgn kasar BH itu ditariknya lepas sehingga buah dadaqu yg putih bersih kembali terbuka lebar menampakan kemulusan kulitku yg tersembunyi.